Jauhi RIBA yuk!

Bismillahirrahmaanirrahiim..

—————————————————–

di semester terakhir kuliah ini, banyak sekali hal yang dipikirkan,. salah satunya adalah mengenai mau kerja apa setelah Lulus S1 nanti..

banyak perusahaan-perusahaan yang membuka lowongan kerja di kampus, yang biasa di sebut dengan JOBFAIR. Saya pernah ikut Jobfair dengan membayar uang masuk Rp 20.000, kemudian kita akan mendapatkan suatu code yang sudah di tukarkan dengan CV kita. Hal ini untuk mempermudah Apply ke Perusahaan-perusahaan. Yang menjadi pusat perhatian saya adalah begitu banyak Bank-Bank yang membuka lowongan. Apalagi saya juga sudah tau kalau Gaji kerja di Bank itu menggiurkan, initinya mah ga ada yang ga mau kerja disana.

Begitupun dengan Saya.

Siapa yang ga mau gaji gede? Saya sempat menargetkan kalau nanti mau kerja di Bank saja.

—————————————–

Masih penasaran mengenai RIBA. Kemudian saya membeli buku yang menyangkut Riba (bunga Bank) itu Haram, ada dalil-dalil nya juga,

“Orang-orang yang memakan RIBA tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang-orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli itu sama dengan riba. Padahal ALLAH telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Barangsiapa mendapatkan peringatan dari Rabb-nya, lalu ia berhenti, maka apa yang telah ia peroleh dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada ALLAH. Barangsiapa mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya” [QS.Al-Baqarah 275]

“Riba itu mempunyai 73 pintu, yang paling ringan adalah seperti seorang laki-laki yang men-zina-i ibunya. Dan riba yang paling besar adalah merusak kehormatan seorang muslim” [HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim]

Satu dirham hasil riba (saat ini harga dirham = Rp 175.000,-) yang dimakan oleh seseorang sedang ia mengetahuinya, itu lebih berat (dosanya) daripada 36 kali berzina.

Sebegitu berat ancaman yang ALLAH beri kepada siapa saja yang memakan Riba padahal dia sudah mengetahui bahwa riba itu haram. “..Barangsiapa mendapatkan peringatan dari Rabb-nya, lalu ia berhenti, maka apa yang telah ia peroleh dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada ALLAH. Barangsiapa mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya” [QS.Al-Baqarah 275]

sekarang kita sudah tau, ayok di tinggalkan RIBA itu. Tobat supaya ga mengulanginya lagi.

————————————————

Apa kita tega memberi makan anak-anak kita dengan uang haram? , udah hartanya gak berkah, kita nya pun dosa. (ga dapat apa2 di sisi ALLAH, sedangkan kita tahu bahwa Akhirat itu kekal)

“Hai orang-orang yang beriman janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.” (Q.S.63 Al Munafiquun : 9)

——————————————-

Ingatlah bahwa rezeki ALLAH itu luas,

“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak.” (QS An-Nissa 100)

Siapa lagi yang memberi rezeki kalau bukan ALLAH? maka taat lah pada-Nya dan YAKIN kan hati kita.

Rezeki ALLAH itu luas.

Kerjaan ga hanya di Bank aja, mana mungkin ALLAH menelantarkan hamba-Nya yang taat pada-Nya, itu mustahil. orang jahat aja ada rezekinya (ga berkah+dosa), gimana orang-orang yang sholeh? (berkah dan berpahala)

Mungkin saat ini rezeki kita ngadat karena kita jarang sholat Dhuha, jarang bersedekah, jarang membantu sesama muslim, pelit, kopet, kikir, buntut kusir, cap jahe (ngikut2 bahasanya Aagym, hahaa..punten. =p)

Rasulullah bersabda di dalam Hadists Qudsi,“Allah SWT berfirman,

“Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat shalat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.” (HR Hakim dan Thabrani)

(waktu sholat dhuha, kalo di indonesia kira-kira pukul 08.00-11.00)

selain sholat dhuha, hal yang dapat memperlancar rezeki adalah sedekah,. belum ada ceritanya orang yang rajin bersedekah menjadi miskin. Malah sedekah kita adalah tabungan buat kita yang akan ALLAH lipat gandakan,. mule dr sekarang pun bisa kita bersedekah,. tapi ingat! harus diberikan kepada lembaga yang mengurusinya. karena peminta2 di jalanan itu ada yang terbukti mereka menggunakan trik (tau kan ya?).

kita buat aja celengan infax di rumah , bisa dr bekas minuman terus d selotip dan di bolongin kayak celengan.trus tiap hari masukin 2000 perak, ya pokoknya seikhlasnya,. dan tiap hari. nanti di akhir bulan baru di setorkan ke lembaga tsb.

———————————————–

Saya harap teman-teman membaca referensi mengenai bunga bank lebih banyak lagi untuk menguatkan keyakinan teman-teman..

———————————————–

“Sesungguhnya harta itu indah dan manis. Barangsiapa menyambutnya dengan murah hati (ridha), maka ia akan memperoleh berkah. Dan barangsiapa mengambilnya dengan tamak serta curang, maka ia tidak akan memperoleh berkah. Ia seperti orang yang makan, tapi tidak pernah kenyang.”

(HR Muslim)

————————————————

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.